A. Konsep Pembuatan Video
1. Pengertian Video
Video merupakan teknologi pengiriman sinyal elektronik dari suatu gambar yang bergerak. Aplikasi umum dari sinyal video yaitu seperti televisi, namun juga ia bisa juga digunakan dalam aplikasi lain di dalam bidang teknik, saintifik, produksi dan juga keamanan. Berdasarkan bahasa, kata video ini berasal dari kata Latin, “Saya lihat”.
Selain itu, video merupakan teknologi yang gunanya menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan serts menata ulang gambar bergerak. Yang mana biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Digital video sendiri merupakan jenis sistem video recording yang bekerja menggunakan sistem digital dibandingkan dengan analog dalam hal representasi videonya. Dan biasanya digital video direkam dalam tape, lalu didistribusikan melalui optical disc, misalnya seperti VCD dan DVD.
Jenis-jenis Video berdasarkan tujuan dari pembuatannya, yaitu diantaranya :
- Cerita : Video yang memiliki tujuan sebagai sesuatu yang memaparkan cerita.
- Dokumenter : Video yang merekam sebuah kejadian atau peristiwa dalam kehidupan untuk kemudian dijadikan data atau dokumen.
- Berita : Video yang bertujuan memaparkan sebuah berita untuk orang banyak.
Pembelajaran : Video yang bertujuan untuk memberikan materi pembelajaran agar mudah diserap dan bisa diputar ulang.
Presentasi : Video yang bertujuan untuk mengomunikasikan ide atau gagasan dari kelompok atau seseorang.
2. Cinematografi Dasar
Sinematografi berasal dari kata cinematography yang terdiri atas dua kata, yaitu cinema dan graphy Arti kata cinema adalah gerak dan kata graphy adalah menulis Dengan demikian, cinematography berarti menulis dalam gerak. Secara definisi sinematografi adalah proses pengambilan ide, kata-kata, aksi, emosi, tone, dan segala aspek komunikasi nonverbal yang ditampilkan dalam bentuk visual. Dari definisi tersebut, sinematografi bertujuan membuat dunia visual.
Sinematografi sebagai mu terapan merupakan bidang ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan ide (dapat mengemban cerita). Sinematografi digunakan pada pembuatan film (atau video) dan foto.
Berikut perangkat konsep dari sinematografi
- Frame atau framing, pembagian adegan berdasarkan sudut padang, postsi kamera, yang ditampilkan dalam shoot (pengambilan gambar).
- Lensa, menjelaskan tentang gambar mewakili sudat pandang mata.
- Cahaya dan warna, menggunakan warna dan pencahayaan dalam pengambilan gambar
- Tekstur, menampilkan detail dari shoot.
- Pergerakan (movement), setiap gerakan dan gambar dalam median andio visual harus memiliki arti.
- Sudut pandang (point of view), kamera mewakili sudut pandang karakter dalam shoot.
3. Alur Pembuatan Video
Dalam tahap pembuatan viden, dikenal ada tigs tahap yang harus dilalu, yaitu priproduksi (betam produkt, produksi, dan pascaprodukt (setelah produksi).
Praproduksi merupakan tahapan perencanaan. Secara umum, tahap praproduksi merupakan tahapan persiapan persiapan sebelum memulai proses produksi (shoring film atau video). Pada intinya, tujuan praprodukat adalah mempersiapkan segala sesuatunya agar proses produksi dapat berjalan sesuai konsep dan menghasilkan suatu karya digital video sesuai dengan harapan. Untuk memulai pemrosesan video, dibutuhkan beberapa langkah, yaitu sebagai berikut.
a. Ide
Ide atau gagasan adalah rancangan yang tersusun di pikiran, artinya sama dengan cita-cita. Pembuatan presentasi video harus dimulai dengan menciptakan ide. Karena ide adalah landasan utama dari keseluruhan proses pembuatan video tersebut. Gagasan menyebabkan timbulnya konsep.
Gagasan atau konsep pada presentasi video harus bersifat asli, benar, dan bermanfaat.
- Asli, artinya gagasan atau konsep bukan hasil pemikiran orang lain, hasil kreativitas sendiri, dan bukan plagiasi Namun, mengembangkan ide orang lain menjadi sesuatu yang berbeda boleh kita lakukan.
- Benar, artinya tidak menyalahi kaidah keilmuan dan tidak bertentangan dengan norma atau hukum.
- Bermanfaat, antinya menjadi solusi bagi banyak orang
Ide bisa datang dari mana saja. Ketika bepergian, berlibur, menonton TV, seseorang, dan lain sebagainya. Begitu pentingnya ide, beberapa orang membawa buku catatan untuk mengumpulkan dan menuliskan berbagai ide yang ia dapat dalam kesehariannya. mendengar kisah
b. Sasaran
Tentukan sasaran dari video yang kita buat. Apakah yang ingin menonton video kita adalah
kalangan pelajar SMK atau SMU, anak-anak, ataukah masyarakat umum?
c. Tujuan
Langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan kita membuat video. Apakah untuk tugas sekolah, komersil atau diperjualbelikan, atau untuk sarana belajar?
d. Pokok Materi
Video yang kita buat memiliki pokok materi berupa pesan yang ingin disampaikan. Apakah pesan tentang bahaya merokok? Apakah pesan tentang pentingnya bersungguh-sungguh dalam belajar?
e. Sinopsis
Dalam pembuatan presentasi video diharuskan memiliki alur cerita. Oleh karena itu, diperlukannya sinopsis. Sinopsis adalah setiap peristiwa atau rekaan yang dikisahkan dalam bentuk cerita yang dapat disimpulkan ke dalam bentuk ringkas yang padat dan jelas. Pada sinopsis terjadi pemendekan cerita tanpa menghilangkan unsur-unsur pentingnya Keberadaan sinopsis mempermudah proses pembuatan naskah selanjutnya (lebih rinci).
f. Treatment
Tahapan treatment adalah penggambaran adegan-adegan yang akan muncul dalam cerita, tetapi tidak rinci.
g. Pembuatan Storyboard
Storyboard adalah sketsa gambar berbentuk thumbnail yang disusun berurutan sesuai dengan rangkaian jalan cerita. Dengan storyboard, kita dapat mewujudkan sinopsis dalam bentuk gambar kepada orang lain dengan lebih mudah, untuk kepentingan usulan ataupun penjelasan. Contoh perangkat lunak atau aplikasi untuk membuat storyboard, antara lain Storyboard Quick Direct, Storyboarder, Shot. Designer, dan Blender.
Contoh Storybord :
h. Naskah
Naskah adalah suatu teks yang berisi aturan, alur cerita di dalam suatu dialog. Sifatnya lebih
rinci dari cerita yang dilengkapi komponen lain seperti setting lingkungan (misal cuaca, cahaya,
dan suasana), musik latar, dan ekspresi presenter atau pemain. Penulisan naskah berdasarkan atas ketentuan, aturan yang sudah lazim, dan sudah disepakati.
Hal yang harus diperhatikan pada naskah presentasi video produk benda jadi atau cara kerja adalah sebagai berikut :
- Alur presentasi logis, dimulai dari masalah (bila perlu didramatisasi seperlunya), dan ditunjukkan solusi berupa gagasan yang akan dikemukakan.
- Menggunakan urutan naratif, urutan deskriptif, dan urutan penjelasan dengan titik berat pada urutan deskriptif.
- Urutan terjaga kontinuitasnya.
- Narasi hanya mengantar dan menjelaskan hal-hal tertentu. Tidak mendominasi seluruh tayangan. Narasi menggunakan kata-kata lugas dan bukan mengomentari tampilan gambar. Narasi dipersiapkan melalui naskah narasi tersendiri. Penempatan kalimat kunci harus tepat, memiliki gaya bercerita yang kuat.
- Dapat menggunakan kesaksian orang terkenal, ilmuwan, atau praktisi.
- Pada tahap simpulan ditutup dengan narasi yang kuat, berpengaruh, menggunakan gambar yang jelas, dan backsound yang sesuai.
- Lebih mengutamakan tampilan produk benda jadi atau animasi grafis cara kerja.
- Cara bekerja bagian produk pada bagian-bagian yang tidak tampak secara langsung. diungkapkan dengan sketsa atau animasi.
- Cara bekerja produk didemonstrasikan langsung. Jika perlu menggunakan direct sound atau dengan istilah lain sound on tape.
Komentar
Posting Komentar